Arus Pelangi

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Sejarah

Arus Pelangi dibentuk pada tanggal 15 Januari 2006 di Jakarta. Pendirian Arus Pelangi didorong oleh kebutuhan yang mendesak di kalangan Lesbian, Gay, Biseksual, Transseksual/Transgender (LGBT) – baik individu maupun kelompok – untuk membentuk organisasi massa yang mempromosikan dan membela hak-hak dasar kaum LGBT.

Arus Pelangi adalah perkumpulan berbasis anggota yang bersifat non profit non pemerintah dan menganut prinsip keadilan, kemandirian (independen), anti diskriminasi, anti kekerasan, pluralisme (keberagaman), demokrasi, kesetaraan (egaliter) dan non partisan (imparsial) dalam mewujudkan visi misinya, yaitu terwujudnya tatanan masyarakat yang bersendikan pada nilai-nilai kesetaraan, berprilaku dan memberikan penghormatan terhadap hak-hak komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, Trans, dan Interseks (LGBTI ) sebagai hak asasi manusia. Ruang lingkup kerja Arus Pelangi terbagi dalam 4 pilar strategi yaitu advokasi, kampanye, pendidikan, dan pengorganisasian.

Visi :

 Arus Pelangi adalah sebuah organisasi yang terus mendorong terwujudnya tatanan masyarakat yang bersendikan pada nilai-nilai kesetaraan, berperilaku dan memberikan penghormatan terhadap hak-hak Kaum Lesbian, Gay, Bisexual, Transsexual dan Transgender (LGBT) sebagai hak asasi manusia.

Misi :

  • Menyadarkan, memberdayakan dan memperkuat kaum LGBT yang tertindas.
  • Berperan aktif dalam proses perubahan kebijakan yang melindungi hak-hak LGBT.
  • Berperan aktif dalam proses penyadaran terhadap masyarakat serta proses penerimaan kaum LGBT di tengah-tengah masyarakat.

Prinsip-prinsip Dasar

Independen

Arus Pelangi bukanlah suatu organisasi yang dibiayai ataupun dipengaruhi oleh Pemerintah. Hal tersebut menjadikan Arus Pelangi dapat terus secara objektif mengkritisi semua kebijakan pemerintah yang mendiskriminasikan kaum LGBT.

Anti-Diskriminasi

Arus Pelangi adalah suatu organisasi yang menolak segala bentuk diskriminasi terhadap kaum LGBT, baik yang didasarkan pada orientasi seksual, suku, agama, warna kulit, status sosial, maupun keyakinan politik.

Kesetaraan Gender

Arus Pelangi adalah suatu organisasi yang menghargai dan menjunjung tinggi persamaan jenis kelamin, gender maupun keberagaman orientasi seksual, terutama orientasi seksual minoritas (LGBT).

Anti-Kekerasan

Arus Pelangi adalah suatu organisasi yang menolak penggunaan segala bentuk kekerasan terhadap kaum LGBT, baik secara fisik maupun secara psikis, baik yang dilakukan oleh Negara maupun yang dilakukan oleh individu.

Pluralisme

Arus Pelangi adalah suatu organisasi yang menolak bentuk-bentuk fundamentalisme dan radikalisme agama yang selalu mendiskreditkan dan mengkriminalisasikan kaum LGBT atas nama agama.

Egaliter

Arus Pelangi adalah suatu organisasi yang selalu membela kesetaraan kaum LGBT, baik secara hukum, politik, sosial, ekonomi, dan budaya.

Imparsial

Arus Pelangi adalah suatu organisasi yang tidak memihak ataupun menjadi bagian dari partai politik, birokrasi dan kekuatan ekonomi tertentu, namun selalu berpihak kepada kaum LGBT dalam memperjuangkan pemenuhan dan perlindungan hak-hak dasar kaum LGBT.

 

Sumber: aruspelangi.org


Layanan Publik - Instansi