Puslit Bioteknologi LIPI - Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Sejarah

Latar Belakang

Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Puslit Bioteknologi-LIPI) adalah pusat penelitian yang bernaung di bawah lingkungan kerja dan bertanggungjawab kepada Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Kedeputian IPH-LIPI). Berdiri pada tanggal 13 Januari 1986, Puslit Bioteknologi-LIPI dibentuk dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan Bioteknologi di Indonesia. Hal ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.1 Tahun 1986.

Pada awalnya, Puslit Bioteknologi-LIPI bersama dengan Puslit Biologi-LIPI dan Puslit Limnologi-LIPI, tergabung di dalam Lembaga Biologi Nasional (LBN). LBN yang berdiri pada tahun 1962, merupakan bagian dari Lembaga Pusat Penyelidikan Alam (LPPA) yang berada di bawah bimbingan dan koordinasi Majelis Ilmu Pengetahuan Indonesia (MIPI). Majelis ini dibentuk pada era Presiden Soekarno berdasarkan UU no .6 tahun 1956. Seiring perjalanan waktu, pada tanggal 23 Agustus 1967, MIPI berganti nama menjadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Perubahan ini ditetapkan berdasarkan Keppres no 128 tahun 1967.

Pusat Penelitian (Puslit) Bioteknologi-LIPI, pada mulanya bernama Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Bioteknologi-LIPI. Pada bulan April 1993, Puslitbang Bioteknologi-LIPI bersama Puslitbang Biologi-LIPI menempati Gedung Kusnoto yang terletak pada di Jalan Ir.H. Djuanda No. 18 Bogor. Kemudian sejak tanggal 1 Oktober 1993, semua kegiatan dipindahkan ke Cibinong Science Center (CSC-LIPI) yang terletak di Jalan Raya Bogor Km 46 Cibinong, Kabupaten Bogor- Jawa Barat. Pada tahun 2001, sesuai SK Kepala LIPI No. 1151/Kep/2001 Puslitbang Bioteknologi-LIPI berubah nama menjadi Puslit Bioteknologi-LIPI.

Kepala Pusat Penelitian

Puslit Bioteknologi–LIPI merupakan Lembaga Penelitian Non Kementrian (LPNK) dan dipimpin oleh  Kepala Pusat Penelitian (Kapuslit) yang merupakan jabatan setingkat eselon II. Kapuslit bertanggungjawab langsung kepada Kepala LIPI. Sejak bernama Puslitbang Bioteknologi-LIPI (1986) hingga berganti nama menjadi Puslit Bioteknologi-LIPI (2001) sampai sekarang, puslit ini telah dipimpin oleh Kapuslit sebanyak tujuh periode . Adapun nama-nama Kapuslit Bioteknologi-LIPI beserta periode kepemimpinannya adalah;

No Nama Kapuslit Nama Lembaga Periode  
1. Dr. Setiati D. Sastrapradja PUSLITBANG BIOTEKNOLOGI-LIPI Juni 1986 - Mar 1990 setiati
2. Dr. Made Sri Prana PUSLITBANG BIOTEKNOLOGI-LIPI Mar 1990 - Ags 1997 madesriprana
3. Prof. Dr. H. Endang Sukara, APU PUSLITBANG BIOTEKNOLOGI-LIPI Ags 1997 - Jun 2001 esukara
4. Dr. H. Usep Sutisna PUSLITBANG BIOTEKNOLOGI-LIPI Jun 2001 - Des 2004 usep
5. Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya, APU PUSLITBANG BIOTEKNOLOGI-LIPI Feb 2005 - Des 2010 bprasetya
6. Dr. Ir. Witjaksono, M.Sc PUSLITBANG BIOTEKNOLOGI-LIPI Des 2010 - Jun 2014 witjaksono
7. Dr. Ir. Bambang Sunarko PUSLITBANG BIOTEKNOLOGI-LIPI Jun 2014 - sekarang bsunarko


TUGAS dan FUNGSI

Berdasarkan Peraturan Kepala LIPI No. 1 Tahun 2014 pasal 143, Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI mempunyai tugas melaksanakan penelitian di bidang bioteknologi. Selanjutnya dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 143 tersebut, Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI menyelenggarakan fungsi ;

  1. Penyusunan kebijakan teknis, rencana, dan program penelitian di bidang bioteknologi
  2. Penelitian di bidang bioteknologi
  3. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan penelitian di bidang bioteknologi
  4. Pelaksanaan urusan tata usaha

Visi dan Misi

Visi :

Menjadi Lembaga Penelitian Bioteknologi Terdepan yang Didukung Oleh Sumber Daya Profesional.”

Misi :

  1. Menguasai iptek di bidang bioteknologi agar menjadi penggerak utama dan acuan dalam meningkatkan kemajuan bangsa dan pembangunan berkelanjutan
  2. Pengungkapan, peningkatan nilai tambah dan penyelamatan sumber daya alam hayati melalui penguasaan biologi molekuler, sel dan jaringan serta bioproses
  3. Memberikan masukan kepada pemerintah dalam menyusun kebijakan di bidang bioteknologi
  4. Ikut serta dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pemasyarakatan IPTEK bidang bioteknologi
  5. Meningkatkan kinerja dan tata kelola lembaga riset yang baik (good corporate governance)
  6. Meningkatkan profesionalitas, kesejahteraan pegawai dan karyawan

 

Sumber : biotek.lipi.go.id