Hati-hati Diare Mengintai Usai Sahur, Kenali Penyebabnya

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 15 Mei 2019, 08:56:52 WIB | dibaca : 17 pembacaKesehatan

Hati-hati Diare Mengintai Usai Sahur, Kenali Penyebabnya

Foto: thinkstock

Jakarta - Bulan suci Ramadhan telah memasuki minggu kedua, namun masih ada beberapa penyakit yang mengintai akibat berubahnya pola tidur dan pola makan. Diare menjadi salah satu penyakit yang rawan terjadi. Umumnya diare muncul di pagi hari akibat konsumsi makanan yang tidak tepat, misal asupan yang terlalu asam dan pedas.

Ahli pencernaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, mengingatkan masyarakat memperhatikan kebersihan dan kesehatan makanan yang akan dikonsumsi.

"Setiap orang tentu ingin menyelesaikan puasa dengan baik dan tetap sehat. Tapi secara umum sebagian dari masyarakat muslim sudah ada yang batal puasa. Pengamatan saya sebagai dokter, sebagian besar pasien yang datang ke saya karena masalah pencernaan," katanya dalam pesan pendek yang diterima detikcom.

Sayangi pencernaanmu, yuk! Kenali beberapa penyebab diare, seperti dikutip dari WebMD berikut ini:

1. Virus
Virus yang menyebabkan diare adalah virus Norwalk, cytomegalovirus dan virus hepatitis. Rotavirus merupakan penyebab umum dari terjadinya diare pada anak-anak. Virus bisa tertular dari orang yang terinfeksi, baik melalui kontak darah atau cairan tubuh.

2. Bakteri dan parasit
Pentingnya menjaga kebersihan makanan dan minuman saat berbuka dan juga sahur agar tidak terkontaminasi oleh bakteri dan parasit yang membahayakan tubuh. Bakteri yang bisa menyebabkan diare seperti campylobacter, salmonella, shigella dan E.coli, sedangkan parasit jenis Giardia lamblia dan cryptosporidium.

3. Obat-obatan
Jika kamu termasuk orang yang masih harus mengonsumsi obat di bulan puasa ini, beberapa obat seperti antibiotik bisa menyebabkan diare. Antibiotik mengganggu keseimbangan bakteri di usus. Selain antibiotik, obat kanker dan antacid dengan magnesium juga bisa menyebabkan diare.

4. Intoleransi laktosa
Laktosa merupakan gula yang ada dalam susu dan produk susu lainnya. Orang yang memiliki kondisi sulit mencerna laktosa atau disebut intoleransi laktosa akan mengalami diare setelah mengonsumsi produk susu.

5. Pemanis buatan dan tambahan
Fruktosa, gula alami dalam buah dan madu yang dijadikan pemanis tambahan dalam beberapa minuman bisa menyebabkan diare pada orang-orang yang sulit mencernanya. Pemanis buatan seperti sorbitol dan mannitol yang ada di dalam permen karet dan produk bebas gula lainnya juga bisa memicu diare.

6. Operasi dan penyakit
Beberapa orang bisa mengalami diare setelah menjalani operasi perut atau pengangkatan kantung empedu. Kemudian diare kronis juga bisa disebabkan oleh penyakit pencernaan seperti penyakit Crohn"s, ulcerative colitis, penyakit celiac, microscopic colitis dan sindrom iritasi usus.

 

Sumber : detik.com

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)